Mencegah Radang Tenggorokan (faringitis) Yang Baik dan Tepat

Share on facebook
Share on pinterest
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Apa saja perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan untuk mencegah radang tenggorokan (faringitis)?

Umumnya sakit tenggorokan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu kurang dari satu minggu. Obat radang tenggorokan yang diresepkan dokter biasanya dapat membantu meringankan gejala yang Anda alami.

Selain itu, dilansir dari American Osteopathic Association, sebaiknya lakukan beberapa hal berikut saat mengalami radang tenggorokan:

  • Konsumsi minuman hangat dan makanan yang lunak
  • Hindari merokok atau menghirup asap rokok
  • Berkumur dengan air garam atau obat kumur antiseptik
  • Perbanyak minum air, terutama air putih
  • Mengisap permen biasa atau permen pelega tenggorokan (lozenges) untuk meningkatkan produksi air liur
  • Tidak minum minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin karena dapat menyebabkan iritasi
  • Istirahat yang cukup, termasuk membatasi berbicara untuk sementara
  • Menciptakan udara yang nyaman di rumah dengan humidifier agar tidak terlalu kering sehingga memicu iritasi

Bagaimana cara mencegah radang tenggorokan (faringitis)?

Meskipun kondisi ini dapat disebabkan oleh banyak hal, terdapat beberapa cara untuk mencegah radang tenggorokan (faringitis). Berikut berbagai hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko infeksi:

  • Selalu cuci tangan dengan teratur, terutama setelah menggunakan fasilitas umum.
  • Gunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol 60 persen jika tidak bisa mencuci tangan dengan air.
  • Bersihkan barang-barang yang sering digunakan bersama di rumah atau tempat kerja, seperti gagang telepon, gagang pintu, dan remote televisi.
  • Hindari berbagi-bagi makanan, minuman, serta peralatan makan dan minum.
  • Hindari asap rokok.
  • Hindari sumber alergi atau iritasi lain yang dapat menjadi pemicu sakit tenggorokan, misalnya debu dan serbuk sari.
  • Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.
Seberapa umumkah radang tenggorokan (faringitis)?

Kondisi ini bisa menyerang siapa pun tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Semua orang bisa mengalami radang tenggorokan baik anak-anak, orang dewasa, atau orang lanjut usia. Namun anak-anak berusia antara 5 sampai 15 tahun cenderung paling sering mengalami masalah yang satu ini.

Pada orang dewasa, 10% sakit tenggorokan yang mereka alami disebabkan oleh infeksi bakteri streptococcus. Kondisi ini bisa diatasi dengan mengurangi faktor risikonya. Untuk informasi lebih lanjut, diskusikan dengan dokter.

  • Tanda dan gejala
  • Tanda dan gejala radang tenggorokan (faringitis)

Saat mengalami faringitis, biasanya Anda akan merasakan sensasi tidak nyaman di tenggorokan. Gejala lain yang muncul biasanya bergantung pada penyebabnya. Adapun berbagai gejala umum yang paling sering muncul saat terserang radang tenggorokan, yaitu:

  • Sakit tenggorokan
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri sendi dan nyeri otot
  • Ruam kulit
  • Membengkaknya kelenjar getah bening di leher

Oleh karena penyebabnya bisa berbeda, gejala yang ditimbulkan pun dapat bervariasi. Umumnya, gejala faringitis yang disebabkan oleh demam, yaitu:

  • Bersin
  • Batuk
  • Demam dengan suhu 38 derajat celsius
  • Sakit kepala ringan

Sementara itu, gejala radang tenggorokan yang disebabkan oleh flu adalah:

  • Kelelahan
  • Pegal-pegal
  • Panas dingin
  • Demam dengan suhu lebih dari 38 derajat Celsius

Adapun gejala radang tenggorokan yang disebabkan oleh mononukleosis atau demam kelenjar adalah:

Pembesaran kelenjar getah bening di leher dan ketiak

  • Amandel membengkak
  • Sakit kepala
  • Kehilangan selera makan
  • Pembengkakan limpa
  • Peradangan hati

Jika Anda merasa bahwa gejala radang tenggorokan yang dialami mengganggu aktivitas harian, segera konsultasikan ke dokter. Biasanya dokter akan mengobati keluhan Anda sesuai dengan penyebabnya.thibbun nabawi

Artikel Lainnya