Mengenal Bronkiektasis : Penyebab, Gejala dan Mengobatinya

Share on facebook
Share on pinterest
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Apa Itu Bronkiektasis ?

Ada banyak penyebab batuk berdahak, mulai dari kondisi umum seperti pilek dan flu hingga yang serius seperti penyakit-penyakit kronis. Ketika mengalami batuk berdahak, tenggorokan Anda mungkin akan merasa tidak nyaman, serak, sakit, dan sulit menelan.

Batuk berdahak biasanya hanya terjadi selama beberapa hari atau minggu. Namun, bila batuk berdahak tidak kunjung sembuh setelah berminggu-minggu, maka Anda harus mewaspadai penyebab tertentu seperti bronkiektasis.

Bronkiektasis sebagai penyebab batuk berdahak yang berkepanjangan.

Bronkiektasis terjadi ketika dinding saluran udara (bronkus) rusak, menebal, dan melebar akibat peradangan kronis atau infeksi sehingga mengakibatkan penumpukan lendir. Seluruh sistem pernapasan memang dilapisi oleh selaput lendir.

Lendir menjaga saluran udara tetap lembap dan melindungi paru-paru dari iritasi. Akan tetapi, saat Anda melawan infeksi, tubuh akan menghasilkan lebih banyak lendir dari biasanya. Penumpukan lendir dapat terjadi dan membuat saluran udara tersumbat sehingga menyebabkan Anda mengalami batuk berdahak. Batuk ini bahkan dapat berlangsung hingga berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Tak hanya batuk berdahak, bronkiektasis juga dapat membuat Anda mengalami sakit dada, sesak napas, mengi, kelelahan, berat badan menurun, dan sering mengalami infeksi pernapasan.

Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat melakukan latihan pernapasan untuk membersihkan saluran udara, melakukan rehabilitasi paru-paru, mengonsumsi obat pengencer lendir, dan mengonsumsi obat pembuka saluran pernapasan. Selain itu, hindari pula terpapar asap rokok, polusi udara, dan bahan kimia.thibbun nabawi

Artikel Lainnya