Cara Mudah Menyembuhkan Radang Tenggorokan

Sakit tenggorokan dapat menjadi pertanda awal dari pilek dan flu, efek samping dari pita suara yang menegang, atau sebuah indikasi dari sesuatu yang lebih serius, seperti radang tenggorokan.

Terlepas dari apapun penyebabnya, sakit tenggorokan dapat benar-benar mengganggu. Anda mungkin tergoda untuk segera mengunjungi dokter, tetapi beberapa tindakan ternyata dapat Anda lakukan untuk meredakannya.

Sekilas tentang sakit tenggorokan

Sakit tenggorokan adalah salah satu kondisi kesehatan yang sering dialami banyak orang. Biasanya orang yang mengalami sakit tenggorokan akan mengalami rasa sakit di daerah tenggorokan, tepatnya di daerah laring, faring, dan kelenjar amandel. Kondisi ini akan membuat Anda merasa tidak nyaman karena tenggorokan terasa sakit atau panas, sehingga membuat Anda jadi kesulitan untuk menelan makanan.

Sakit tenggorokan bisa disebabkan oleh bakteri atau virus. Namun, pada umumnya infeksi virus yang menjadi penyebab paling banyak dari sakit tenggorokan. Infeksi virus bisa Anda didapatkan dari pilek, flu, campak, cacar, dan sesak napas. Terlepas dari itu, alergi, udara kering, dan polusi udara juga bisa membuat tenggorokan Anda terasa nyeri.

Sedangkan, sakit tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri lebih jarang terjadi. Sakit tenggorokan karena bakteri biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus pyogenes. Anda juga dapat mengalami sakit tenggorokan karena trauma atau cedera pada area tenggorokan dan leher. Misalnya Anda menelan makanan atau tulang ikan yang menyebabkan iritasi pada laring dan tenggorokan.

Bahkan, asam lambung yang naik pun bisa menyebabkan tenggorokan terasa panas hingga meradang. Jika Anda habis berteriak kencang atau berbicara panjang pun, tenggorokan bisa sakit.

Gejala sakit tenggorokan pada umumnya adalah:

  1. Rasa sakit atau gatal di tenggorokan
  2. Sakit saat menelan atau berbicara
  3. Suara serak
  4. Demam
  5. Batuk
  6. Hidung meler
  7. Bersin
  8. Pada anak, disertai amandel yang memerah

Sakit tenggorokan erat kaitannya dengan radang amandel. Meski sekilas keduanya memiliki gejala yang hampir sama, tapi sakit tenggorokan dan amandel merupakan penyakit yang berbeda. Cara terbaik untuk membedakan dan mengobati kedua jenis kondisi ini adalah dengan langsung periksa ke dokter. Mengetahui penyebab sakit tenggorokan akan sangat membantu Anda menyembuhkan penyakit.

Namun dalam banyak kasus, sakit tenggorokan biasanya akan mereda dengan sendiri dalam waktu kurang dari seminggu. Jika gejalanya malah bertambah buruk, berubah, atau bertambah dengan yang baru muncul, sebaiknya segera periksakan sakit tenggorokan Anda ke dokter supaya segera mendapatkan obat tenggorokan sakit sesuai dengan kondisi Anda.
Berikut adalah berbagai pilihan obat tenggorokan sakit yang dapat Anda coba di saat tenggorokan mulai terasa gatal, serak, atau mulai sakit saat menelan.

Obat sakit tenggorokan alami

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda coba saat tenggorokan mulai terasa gatal, serak, atau mulai sakit saat menelan.

BACA JUGA
  1. Kumur air garam
    Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu meredakan nyeri dan rasa panas sakit tenggorokan. Dilansir dari Health, beberapa studi menemukan bahwa berkumur air garam beberapa kali sehari dapat mengurangi bengkak di tenggorokan dan mencairkan lendir, serta membantu membilas bakteri dan berbagai penyebab iritasi sehingga dapat meringankan ketidaknyamanan Anda saat menelan.
    Campur 1 sendok teh garam meja dengan secangkir air hangat. Aduk sampai garam larut dengan air, kemudian kumur selama beberapa detik. Keluarkan, dan ulangi kumur air garam beberapa kali untuk sepanjang hari. Jika rasa asinnya tidak tertahankan bagi Anda, campurkan sedikit madu untuk menetralkan rasa.
  2. Penuhi cairan tubuh
    Jika Anda mengalami radang tenggorokan, Anda perlu lebih banyak cairan untuk bisa meringankan rasa sakitnya. Menjaga asupan cairan tubuh adalah bagian penting dari pengobatan radang tenggorokan.
    Ketika Anda kekurangan cairan, tubuh tidak dapat menghasilkan cukup air liur dan lendir untuk menjaga tenggorokan tetap lembab. Hal ini akan menyebabkan pembengkakan dan membuat peradangan semakin memburuk.
    Anda harus mengonsumsi cukup banyak cairan sehingga urin Anda berwarna jernih. Hal ini akan membuat selaput lendir Anda tetap lembab dan bekerja lebih baik dalam melawan bakteri dan penyebab iritasi, seperti alergen, dan membuat sistem kekebalan tubuh lebih efektif memerangi gejala pilek dan flu lainnya.
    Anda harus mengonsumsi cukup banyak cairan sehingga urin Anda berwarna jernih. Hal ini akan membuat selaput lendir Anda tetap lembab dan bekerja lebih baik dalam melawan bakteri dan penyebab iritasi, seperti alergen, dan membuat sistem kekebalan tubuh lebih efektif memerangi gejala pilek dan flu lainnya.
  3. Permen pelega tenggorokan
    Beberapa permen pelega tenggorokan yang dijual bebas di pasaran mengandung ekstrak menthol, peppermint, atau eucalyptus, bahan yang bisa memberikan efek sejuk dan mati rasa sejenak pada jaringan tenggorokan Anda. Ketiga bahan ini mengandung properti anti-peradangan, antibakteri, dan antivirus yang dapat mendorong proses penyembuhan.
    Permen dan obat batuk berfungsi meningkatkan produksi air liur dan menjaga tenggorokan Anda tetap basah. Namun sesuai namanya, permen ini dapat melegakan tenggorokan gatal Anda, walaupun hanya sementara dan sangat efektif untuk di saat darurat.
  4. Air perasan lemon
    Kandungan astringent yang terdapat dalam jus lemon dapat membantu mengempiskan pembengkakan pada jaringan tenggorokan dan menciptakan lingkungan asam yang dapat mematikan virus dan bakteri penyebab iritasi.
    Cukup campurkan 1 sendok teh jus lemon ke dalam secangkir air hangat, dan kumur selama beberapa detik. Lakukan beberapa kali dalam sehari.
  5. Kumur cuka apel dan garam
    Jika tenggorokan Anda meradang akibat batuk hebat, atasi dengan 1 sendok makan cuka sari apel yang dicampur dengan 2 sendok teh garam yang dilarutkan dalam segelas air hangat. Gunakan sebagai obat kumur beberapa kali sehari, jika diperlukan.
    Cuka apel bersifat asam yang akan melapisi tenggorokan Anda sekaligus menciptakan lingkungan buruk bagi virus dan bakteri untuk dapat bertahan hidup. Untuk perawatan yang lebih ringan, campurkan masing-masing 1/4 cangkir cuka apel dan 1/4 cangkir madu, kemudian kumur menggunakan ramuan tersebut setiap empat jam.
  6. Kumur air kunyit
    Rempah berwarna kuning ini merupakan agen antioksidan yang sangat kuat, dan juga bermanfaat untuk memerangi banyak kondisi serius. Untuk meredakan radang tenggorokan, campurkan 1/2 sendok kunyit bubuk dan 1/2 sendok teh garam ke dalam secangkir air hangat, kumur selama beberapa detik. Ulangi beberapa kali dalam sehari.
  7. Kayu Manis Campur Madu
    Tidak hanya sebagai bumbu masakan atau kue, kayu manis ternyata juga bisa menjadi obat tenggorokan sakit. Pasalnya, kayu manis memiliki sifat antimikroba yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme lainnya. Dengan begitu, kayu manis membantu mengurangi pembengkakan, rasa sakit dan peradangan.
    Untuk menjadikan obat alami sakit tenggorokan, tambahkan satu sendok teh bubuk kayu manis ke dalam segelas air panas. Setelah itu, campurkan dua sendok teh madu. Selama minuman ini masih panas, hirup uap airnya, dan setelah airnya sudah menghangat Anda bisa mengonsumsinya. Anda bisa minum ramuan alami ini 2-3 kali sehari selama seminggu.
  8. Mandi air hangat
    Menghirup udara lembab dapat membantu meringankan pembengkakan akibat radang tenggorokan, sekaligus juga mengatasi hidung mampet. Ganti air dingin yang biasa Anda gunakan saat mandi dengan air hangat. Atau Anda bisa isi sebuah mangkuk besar dengan air hangat dengan menggantung selembar handuk di atas kepala Anda untuk menjaga uap hangat tidak keluar dari mangkuk.
    Tarik napas dalam-dalam selama beberapa menit dan terus ulangi selama beberapa saat untuk meringankan rasa sakit.
  9. Obat pereda nyeri
    Salah satu perawatan paling efektif untuk radang tenggorokan mungkin hanya berjarak beberapa meter dari Anda saat ini: obat pereda nyeri (NSAID), seperti aspirin, parasetamol, atau ibuprofen.
    Obat-obatan ini adalah kombinasi dari penghilang rasa sakit dan anti-peradangan. Sehingga akan membuat Anda merasa lebih nyaman dan juga mengurangi beberapa pembengkakan yang terkait dengan sakit tenggorokan.
    Selain itu, obat-obatan golongan ini juga dapat membantu mengurangi gejala demam dan flu yang mungkin mengikuti radang tenggorokan Anda.
  10. Berhenti merokok
    Perbanyak minum air putih adalah obat sakit tenggorokan alami terbaik. Namun Anda juga bisa menggantinya dengan teh jahe madu hangat, teh hijau tawar hangat, atau sup ayam lezat. Kandungan sodium dalam sup ayam memiliki fungsi anti peradangan, selain itu, memakan sesuatu saat tenggorokan terasa sakit dapat menyulitkan, sehingga menghirup nutrisi cair dapat menjamin kecukupan nutrisi yang Anda butuhkan untuk melawan penyakit Anda.
    Itu sebabnya, berhenti merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya adalah obat alami sakit tenggorokan yang paling mudah Anda lakukan. Bila Anda bukan perokok aktif, sebisa mungkin hindarilah asap rokok. Rokok dan asap rokok dapat mengiritasi tenggorokan Anda.
  11. Istirahat
    Istirahat mungkin adalah obat alami sakit tenggorokan terbaik yang dapat Anda lakukan untuk melawan infeksi penyebab sakit tenggorokan. Mendapatkan istirahat yang cukup dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga Anda bisa sembuh lebih cepat. Selain itu, jangan lupa untuk mengistirahatkan suara Anda sebagai pilihan lain untuk obat alami sakit tenggorokan.

Cara Mudah Menyembuhkan Radang Tenggorokan

Air putih adalah solusi terbaik, namun Anda juga bisa menggantinya dengan teh jahe madu hangat, teh hijau tawar hangat, atau sup ayam lezat. Kandungan sodium dalam sup ayam memiliki fungsi anti peradangan. Selain itu, menyantap makanan saat tenggorokan terasa sakit dapat menyulitkan, sehingga makanan cair seperti sup dapat menjamin kecukupan nutrisi yang Anda butuhkan untuk melawan penyakit.

Anda harus mengonsumsi cukup banyak cairan sehingga urin Anda berwarna jernih. Hal ini akan membuat selaput lendir Anda tetap lembab dan bekerja lebih baik dalam melawan bakteri dan penyebab iritasi, seperti alergen, dan membuat sistem kekebalan tubuh lebih efektif memerangi gejala pilek dan flu lainnya.

Artikel Lainnya