Mengobati Biang Keringat

Apa itu biang keringat? Biang keringat ditandai munculnya ruam-ruam kecil berwarna merah. Di dalam ilmu medis, biang keringat atau ruam panas disebut miliaria. Kondisi ini dapat terjadi pada setiap jenjang usia, bayi sampai dewasa.

Biang Keringat dan Gejalanya

Biang keringat bisa muncul di bagian tubuh manapun. Pada bayi, biang keringat sering muncul pada bagian leher, ketiak, lipatan siku, terkadang juga pada selangkangan. Sedangkan pada orang dewasa, biang keringat sering muncul pada lipatan-lipatan kulit yang bergesekan langsung dengan pakaian.

Berdasarkan tingkat keparahan yang disebabkan, biang keringat dapat dibagi ke dalam beberapa jenis:

Biang Keringat (Miliaria). Gambar: GNDiario.com

Miliaria Kristalina

Miliaria Kristalina merupakan biang keringat yang paling ringan dan hanya memengaruhi saluran keringat dari lapisan kulit teratas. Gejala miliaria kristalina antara lain muncul bintil-bintil berisi cairan berwarna jernih yang mudah pecah. Miliaria kristalina lebih cenderung terjadi pada bayi dibandingkan orang dewasa. Biang keringat jenis ini biasanya tidak gatal dan tidak terasa sakit. Solusi dalam penanganan ini adalah dengan cara membalurkan Minyak Herba Siaga pada seluruh tubuhnya.

Miliaria Rubra

Jenis selanjutnya adalah miliaria rubra. Biang keringat ini terjadi pada lapisan kulit yang lebih dalam daripada miliaria kristalina. Miliaria rubra lebih sering terjadi pada orang yang tinggal di daerah dengan suhu panas atau lembab. Gejala miliaria rubra antara lain muncul rasa gatal dengan disertai munculnya bintil-bintil merah. Kulit akan mengalami peradangan dan sakit akibat dari keringat tidak bisa keluar ke permukaan kulit. Kondisi ini akan memunculkan gejala lain seperti berupa sensasi menyengat pada bagian tersebut.

Solusi untuk miliaria rubra adalah dengan mengoleskan Minyak Herba Siaga dan menggunakan Sabun Mandi Attaubah varian non-parfum. Jangan lupa konsumsi Madu Kuning Sehat Lambung.

Miliaria Pustulosa

Ketika pada kondisi miliaria rubra kondisi kulit mengalami peradangan, maka kondisi biang keringat akan semakin parah. Gejala miliaria pustulosa adalah munculnya bintil-bintil yang berisi nanah. Hal ini disebabkan terjadinya infeksi pada kulit.

Solusi miliaria pustulosa adalah dengan mengoleskan Minyak Herba Siaga yang dicampur dengan SaudaProlis. Mandi dengan Sabun Mandi Attaubah non-parfum. Serta konsumsi Madu Kuning Sehat Lambung Attaubah.

Miliaria Profunda

Miliaria Profunda terjadi pada lapisan kulit yang lebih dalam lagi. Biang keringat ini bersifat kronis. Akan tetapi, biang keringat ini sangat jarang terjadi. Biang keringat miliaria profunda akan lebih cenderung muncul pada orang dewasa setelah melakukan aktivitas fisik yang menghasilkan banyak keringat. Sedangkan keringat yang dihasilkan tidak dapat dikeluarkan akibat biang keringat. Hal ini menimbulkan beberapa gejala antara lain: bintil-bintil yang muncul akan lebih besar dan keras.

Solusi untuk miliaria rubra adalah dengan mengoleskan Minyak Herba Siaga dan menggunakan Sabun Mandi Attaubah varian non-parfum. Serta konsumsi Madu Kuning Sehat Lambung.

Penyebab Biang Keringat

Secara umum, biang keringat muncul akibat terhambatnya keringat sehingga tidak dapat keluar melalui pori-pori. Ada banyak hal yang dapat mengakibatkan tersumbatnya keringat, di antaranya adanya sel kulit mati, bakteri, atau zat-zat luar yang menyumbat pori-pori.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko munculnya biang keringat, antara lain:

Cuaca

Kondisi cuaca atau iklim yang panas dan lembap akan meningkatkan keluarnya keringat. Begitu juga ketika kepanasan memakai pakaian yang terlalu tebal atau berbahan yang tidak menyerap keringat.

Seseorang yang belum terbiasa di wilayah cuaca dengan cuaca panas atau lembap akan semakin berisiko terkena biang keringat.

Aktivitas

Aktivitas fisik yang berlebih yang memacu keluarnya keringat, seperti olahraga, juga berpengaruh terhadap risiko munculnya biang keringat atau miliaria.

Usia

Usia juga berpengaruh terhadap munculnya biang keringat. Risiko munculnya biang keringat lebih besar terjadi pada bayi atau balita. Hal ini disebabkan karena pada usia bayi atau balita, kelenjar keringat dan saluran keringat belum berfungsi dengan sempurna.

Sakit

Seseorang yang sedang sakit juga lebih mudah terkena biang keringat. Terutama penyakit-penyakit yang mengakibatkan turunnya sistem kekebalan dan daya tahan tubuh. Bagitu juga dengan demam atau naiknya suhu tubuh, juga akan meningkatkan risiko munculnya biang keringat. Dan ketika sakit, seseorang terkadang mengkonsumsi obat yang memacu keluarnya keringat.

Selain itu, orang yang sakit dan menjalani bed rest dalam waktu yang lama juga berisiko lebih tinggi terkena biang keringat atau miliaria.

Orang yang terkena obesitas juga akan lebih rentan mengalami biang keringat. Terutama bada bagian-bagian tubuh yang terdapat lipatan-lipatan kulit.

Pengobatan Biang Keringat

Secara umum, biang keringat atau miliaria tidaklah berbahaya. Penanganannya dapat dilakukan secara mandiri tanpa diperlukan tindakan medis lanjutan.

Beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mengobati biang keringat antara lain:

  • Menghindari panas berlebih karena hal ini akan semakin meningkatkan keluarnya keringat dan mengakibatkan ruam-ruam semakin parah.
  • Penuhi kebutuhan asupan cairan tubuh sehingga tidak dehidrasi.
  • Menjaga kulit tetap dingin, dengan mandi atau berendam.
  • Memakai pakaian yang longgar dengan bahan yang mudah menyerap keringat dan tidak menyerap panas.

Selain itu, balurkan Minyak Herba Siaga pada bagian-bagian tubuh yang ruam. Minyak Herba Siaga sangat efektif untuk mengatasi kulti gatal-gatal, perih, atau iritasi.

Pencegahan Biang Keringat

Agar terhindar dari biang keringat, ada beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:

  • Menjaga tubuh agar tidak kepanasan, khususnya pada musim panas.
  • Gunakan Sabun Mandi Attaubah yang tidak membuat kulit menjadi kering dan tidak mengandung parfum.
  • Jangan memakai losion atau krim yang dapat menyumbat pori-pori kulit.
  • Hindari mengenakan pakaian ketat yang dapat mengakibatkan kulit sulit bernapas.
  • Ingat dalam penanganan ini hanya perlu herbal: Madu Kuning Sehat Lambung, Minyak Herba Siaga, dan Sabun Mandi Attaubah non parfum

Previous Post Pencegahan dan Pengobatan Pecah Pembuluh Darah di Otak
Next Post Pengobatan Asam Urat dengan Melihat Karakternya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Your Cart

Cart is Empty
Updating Cart!